Jumat, 04 Mei 2012

Modul 2
Melakukan Entry Data Denagn OCR
A.      Mensseting Scanner dengan mode OCR
OCR (Optical Character Recognition) adalah teknologi untuk mengubah image suatu dokumen hasil scan  menjadi dokumen teks yang dapat diedit dengan aplikasi pengolah kata.
Langkah –langkah mensetting scanner dengan program OCCR:
1 Klik start >program >scansoft omnipage pro 11 .0>omi page pro 11.0
2 Tempatkan dokumen yang akan di scan dengan posisi dokumen menghadap ke lensa dan  diposisikan sudut kanan atas permukaan mesin scanner,pastikan scanner dalam kondisi ON
3 Klik process->proses settin
4 Hilangkan tanda cek(v):Automatically Proofreed in OCR
5 Klik OK

B .Melakukan Entry Data dengan Menggunakan Optical  Character Recognition
   OCR (Optical Character Recognition).Teknologi untuk mengubah image suatu dokumen hasil scan menjadi bentuk teks,yang dapat diedit dengan aplikasi pengolah kata.
  Ketika file laporan yang ada di disket rusak,sehingga tidak dapat diakses.Kita lupa menyimpannya di harddisk dan tidak punya backup data.
  Untungnya kita sudah punya oprint oput-nya dan ingin mengedit kembali karena  laporan yang kita buat isinya belum lengkap dan ada beberapa hasil ketikan yang salah.Kita juga ingin laporan tersebut dalam bentuk disket,sehingga praktis membawanya   dan mudah mempresentasikannya dengan klien.

Cara menampilkan program OCR
1.       Dengan program simple OCR
Klik start-> program -> simple OCR
SELAIN MENGGUNAKAN SOFTWARE ocr BAGI PENGGUNA Office 2002 (XP) ke atas dapat menggunakan aplikasi Microsoft Office Document Scanning.Untuk memulai menggunakannya pada OS Windows XP adalah klik Start ->All Programs-> Microsoft Office Tools->lalu pilih Microsoft Office Document Scanning.
2.       Dengan program omnipage
-          Hidupkan scanner
-          Klik Start>Programs>ScanSoft Omnipage Pro 11.0>Omnipage Pro 11.0
-          Tempelkan dokumen yang akan di-scan dengan posisi dokumen menghadap ke lensa dan diposisikan sudut kanan atas permukaan mesin scanner ,pastikan bahwa mesin scanner dalam kondisi ‘on’
-          Klik Start



















Kamis, 03 Mei 2012

visi dan misi smk rota bayat

A. Visi dan Misi Sekolah

  1. Visi Sekolah :
    Menjadi SMK yang bertaraf Internasional dan center of excellence dalam bidang batik dan keramik di Indonesia yang menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di pasar internasional.
  2. Misi Sekolah :
    • Menyelenggarakan sistem pendidikan kejuruan bagi sumber daya manusia/masyarakat Kabupaten Klaten umumnya dan khususnya Bayat dan sekitarnya yang bermutu bagi dirinya sebagai wirausaha muda maupun sebagai tenaga kerja terampil di perusahaan atau industriMenghasilkan lulusan yang memiliki kemandirian dan berorientasi.
    • Mengembangkan budaya Indonesia.
    • Memberikan layanan pendidikan dan latihan sesuai tuntutan dunia usaha secara profesional.

B. Tujuan SMK Negeri 1 ROTA Bayat

Tujuan pendirian SMK Negeri 1 ROTA Bayat:
  • Melestarikan dan mengembangkan potensi lokal di Bayat menjadi ikon potensi lokal yang siap menghadapi gempuran produk global melalui pendidikan khususnya pendidikan kejuruan.
  • Mendidik tenaga terampil, kreatif, dan inovatif di tingkat menengah.

pergantian mading

Pada awal bulan ini perpustakaan SMK N 1 ROTA Bayat mengadakan pembaharuan mading perpustakaan, kegiatan mading ini harusnya tiap bulan di adakan penggantian mading,namun selama beberapa bulan lalu kegiatan ini kurang lancar,padahal mading merupakan salah satu tempat untuk memperoleh informasi,selain itu untuk menampilkan karya-karya siswa,dan para siswa juga membutuhkan informasi terbaru dari mading ini,selain itu lokasinya yang strategis,setiap hari para siswa melewatinya dan melihat mading,untuk itu CLC TITIAN mengaktifkan kembali kegiatan ini,agar setiap siswa bisa memperoleh informasi dan bisa menampilkan karyanya di mading perpustakaan,

Untuk materinya sendiri,pengisian berdasarkan perkelas,setiap kelas wajib mengirimkan hasil karyanya ke petugas perpustakaan yang nantinya  akan di seleksi untuk di tampilkan,dan setiap kelas sudah terjadwal kapan waktunya untuk menghasilkan karyanya,dan temanya juga di sesuaikan dengan even yang sedang berlangsung atau berdekatan dengan bulan itu,namun tidak menutup kemungkinan tema bebas juga bisa di pajang,
untuk bulan ini tema yang di angkat masih bebas,para siswa bebas mengapresiasikan apa saja yang mereka bisa,

Pada yang menulis puisi,informasi kesehatan,cerpen,dan lain-lain,pergantian pemajangan sendiri di lakukan hari ini,Selasa 01 November 2011 yang di kerjakan oleh relawan perpustakaan pada waktu istirahat pertama,sebelum memajang hasil karya terlebih dahulu membersihkan tempat mading,karena sudah terlalu lama tidak terwat jadi keliatan agak kusam dan kotor,namun sekarang sudah menjadi bersih dan lebih indah di pandang,

Dengan adanya kegiatan ini di harapkan berguna untuk siswa bisa menambah keativitas serta memperoleh banyak informasi,

Stock Opname

Salam pustaka..
Hemm....Pasti sudah tidak sabar lagi mau pinjem buku lagi ya...??
 mulai februari ini, perpustakaan SMK N 1 ROTA Bayat sudah bisa melayani peminjaman lagi, jadi bagi temen-temen yang mau pinjam buku, ayooo datang saja ke perpustakaan.
bulan januari kemarin perpustakaan belum bis melayani peminjaman di karenakan sedang stock opname, hal ini di lakukan untuk mengetahui jumlah buku yang hilang serta untuk mengecek keadaan buku,memeng untuk melakukan stock opname sebenarnya tidak membutuhkan waktu yang lama, namun berhubung ada beebrapa hal yang menjadi kendala,maka baru bisa selesa selama 2 minggu, stock opname tidak hanya di lakukan oleh pustakawannya  saja, namun juga di bantu oleh relawan perpustakaan, untuk memaksimalkan pekerjaan,dalam prosesnya  di lakukan 2 tahap, tahap pertama yaitu penataan semua buku,
 hal ini di lakukan untuk memmudahkan dalam proses pencarian buku, buku yang berada di rak maupun di luar rak semua ditata rapi berdasarkan urutannya dan di tempatkan  sesuai dengan tempatnya, setelah proses ini selesai, barulah di lakukan tahap 2 yaitu proses pencarian buku. dalam proses ini relawan di bagi menjadi beberapa kelompok untuk memudahkan pencarian,pencarian pun tidak hanya di lakukan di fisiknya saja tetapi juga pada data komputer, karena masih banyak peminjaman yang belum kembali.,setiap harinya, relawan bisa sampai pukul 17.00 WIB, dan untuk memaksimalkan proses ini, pada waktu stock opname,semua anak selain relawan perpustakaan di larang memasuki ruangan,hal ini di lakukan karena dalam proses ini memerlukan konsentrasi,dan agar tidak terganggu.
Suasana Stock Opname

Setelah melakukan beberapa tahap, akhirnya akhir januari stock opname bisa selesai, dan hasinya terdapat 20 judul buku yang hilang, selain itu ada beberapa buku yang rusak,untuk mengantisipasi hal ini terjadi lagi, pengawasan perlu di tingkatkan,

Dan untuk bulan februari ini, perpustakaan SMK N 1 ROTA Bayat, akan memasang statistik perpustakaan,kadi untuk pencinta perpus bisa mendapat informasi lebih...







Ines Wardani (16) hanyalah siswa biasa di SMKN 1 ROTA Bayat, bersepeda lebih dari 15 km setiap hari untuk sekolah, tidak mampu melanjutkan pendidikan tahun lalu karena masalah keuangan. Dia punya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan melalui beasiswa Yayasan Titian. Dia telah berubah menjadi seorang siswa yang terkenal di Klaten. Semua orang membicarakan tentang dirinya dan ingin bertemu dengannya sejak Januari 2011 ketika ia diumumkan sebagai salah satu wakil PJI untuk FIE (El Foro Internacional De Forum Emprendedores / Internasional Pengusaha) di Argentina. PJI (Prestasi Junior Indonesia: http://www.prestasijunior.org) adalah sebuah organisasi yang berfokus pada kewirausahaan, bisnis dan pendidikan, yang dikenal sebagai JA (Prestasi Junior) di seluruh dunia.
Acara FIE dipegang oleh JA Worldwide dan tahun ini berlangsung di Cordoba, Argentina dari 09-14 Mei. Ines akan dengan empat siswa dari daerah lain di Indonesia. Ines dilatih selama seminggu di Jakarta sebelum berangkat ke Argentina pada 7 Mei. Ines sangat senang selama mengikuti proses persiapan. Kisah seorang gadis desa di Bayat yang sekarang akan banyak dibicarakan di desa-desa. Diharapkan  Ines akan menjadi inspirasi bagi orang muda lainnya di desa itu, meskipun keterpencilan geografis dan latar belakang keuangan, mereka masih bisa bersinar dan mencapai mimpi mereka jika mereka memiliki keinginan yang kuat.
Ines adalah salah satu dari 257 siswa yang disponsori Yayasan Titian didukung oleh dengan bantuan mitra donornya yakni CLSA, Qatar Foundation. Menjadi yang terbaik saat di SMP tidak menjamin ia bisa melanjutkan ke sekolah tinggi. Tetapi melalui beasiswa yang diberikan Yayasan Titian, dia dapat meneruskan sekolahnya di SMKN 1 ROTA Bayat jurusan Kria Tekstil.

baTik 70 meter di smkn bayat

Biasanya, program kompetensi yang dibuka pada suatu sekolah menengah kejuruan (SMK) tergantung pada potensi alam daerah tersebut. Di daerah Jawa Tengah, banyak SMK memasukkan keahlian batik sebagai kompetensi kajiannya.

Seperti yang terdapat pada SMKN 1 Rota Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Program kompetensi batik di SMK tersebut telah mampu menghasilkan produk-produk berkualitas yang punya daya jual. Produk-produk ini mereka tampilkan dalam Pameran Produk Kreatif Indonesia (PPKI) 2010 di Jakarta Convention Center, pekan lalu.


"Selama dua hari pameran pendapatan kami telah mencapai Rp20 juta," klaim Guru SMKN 1 Rota, Bayat, Klaten, Jawa Tengah Daliya kepada okezone di sela-sela pameran.


Daliya menambahkan, selain produk-produk komersial, SMKN 1 Rota, Bayat, sedang mempersiapkan satu karya yang akan menjadi masterpiece mereka. Karya ini diberi nama Sketsa Budaya Bangsa.


Sketsa Budaya Bangsa merupakan satu karya batik tulis yang dikerjakan oleh siswa kelas 1 SMKN 1 Rota, Bayat. Mereka membuat lukisan tentang berbagai kehidupan sosial di Indonesia seperti kehidupan para petani, nelayan, pedagang, peternak, dan lainnya. Selama tiga bulan pengerjaannya, karya ini sudah mencapai panjang 70 meter.


"Kami harap, dengan dukungan banyak pihak karya ini akan terus dikembangkan hingga lebih panjangnya, bahkan kalau mungkin menjadi tidak terhingga," papar Daliya.


Daliya juga berharap, karya ini bisa masuk daftar Museum Rekor Indonesia (MURI) atau bahkan tercatat di buku rekor dunia. Dia mengklaim, karya SMKN 1 Rota, Bayat, ini adalah yang pertama di Indonesia, bahkan dunia.

smk bayat membawa kesenian

smk bayat membawa kesenian





SEMARANG-Lulusan SMK selalu dipersiapkan untuk bekerja. Tetapi kini selain siap bekerja, mereka juga harus dapat menciptakan lapangan kerja sendiri dengan berwirausaha. Seperti halnya SMK Negeri 1 ROTA Bayat Klaten yang menyiapkan siswanya untuk mengembangkan sentra batik dan keramik.


Sekolah yang berdiri tahun 2009 atas bantuan gempa dari Pemerintah Qatar melalui Titian Foundation dan bekerja sama dengan Pemkab Klaten ini, dibangun untuk mengangkat sentra kerajinan daerah tersebut. SMK Negeri 1 ROTA Bayat memiliki dua jurusan, yaitu KRIA TEKSTIL dan KRIA KERAMIK.


‘’Memang sengaja hanya dua jurusan, karena fokus yang hendak dikembangkan adalah kerajinan tersebut dan pasti menonjolkan ciri khas tersendiri,’’ ujar guru Kriya Tekstil (Batik), Putri Novianti,Ssn di sela-sela pameran di stan Dinas Pendidikan Provinsi Jateng.


Berbagai kerajinan seperti batik dan keramik yang dipamerkan di ajang JATENG FAIR 2010 mencoba menyuguhkan teknik dan cara membatik atau membuat keramik kepada pengunjung. Ciri khas dari Batik Bayat yang motifnya diciptakan oleh siswa SMK ini adalah gambar binatang dengan pecahan tanah kering sesuai kontur tanah di sana.


Putri menjelaskan, di jurusan Kria Tekstil mengajarkan 60% cara pembuatan batik dan 40% keteknikan lain seperti tenun, rajut, dan jahit. Sementara jurusan Kria Keramik menggunakan teknik putaran miring yang menghasilkan keramik dalam bentuk tipis dengan kualitas yang lebih unggul.